Tuesday 16 January 2018

Sewaktu sore

Saya menikmati hidup saya, ada kalanya manusia butuh kesendirian dari ramai. Ada kalanya manusia perlu ramai dari kesendiriannya.

Sekali waktu saya berfikir, Tuhan itu adil. Dia tau bagaimana penatnya kepala saya, Dia tau begitu penuhnya kepala saya. Jadi Dia memberi ruang berteman dengan sepi dan sendiri. (Sementara)

Saya tau, saya akan berlari ketika menemukan poros dari hidup yang saya ingini. Tuhan hanya meminta saya untuk merenung dan mendewasakan diri sejenak.

Saya tau ada rencana besar yang akan hadir dalam hidup saya dan perlu persiapan yang besar untuk itu. Saya hanya perlu bersabar berlapang dada lebih besar.

Saya senang duduk berdua denganmu menikmati secangkir teh hangat, membaca buku. Sesekali memandangi gunung dari balkon rumah lalu membahas tentang dunia bersamamu, bukan hanya dunia, tapi tentang apapun!

Kata mereka menikah itu membosankan, kata saya tidak. Hidup saya seperti roller coaster. Mengasikkan bukan? Tidak ada yang lebih indah selain duduk berdua denganmu lalu menikmati senja hanya berdua denganmu.

Manis bukan? Semanis senja sore ini, bersamamu.


Djakarta.

No comments:

Post a Comment